Tur bus kunjungan observasi ke IKEA

Pada tanggal 27 Agustus 2026, kami mengikuti tur bus untuk mengunjungi IKEA bersama orang dari Nishio City Tsunagari-no-Wa Support Station!

Yang ikut dalam kegiatan ini adalah anak-anak muda usia SMP hingga SMA yang berhungan dengan KIBOU dan KARAFURU(Colorful).

Ada murid yang baru saja datang ke Jepang dan ada juga murid yang sudah lama tinggal di Jepang.

Mesekipun dengan latar belakang yang berbeda, terdapat kesamaan satu hal. Yaitu, sambil belajar bahasa Jepang, mereka ingin memiliki impian dan tujuan untuk masa depan.

Dari kota Nishio menuju kota Nagakute (tempat IKEA Nagakute berada), perjalanan memakan waktu sekitar 1 setengah jam untuk sekali jalan.

Pagi itu, semuanya berkumpul tepat waktu sesuai jadwal! Kami pun mengabadikan momen tersebut dengan foto bersama sebelum berangkat!

IKEA itu sebenarnya tempat seperti apa?

Orang seperti apa disana?

Apakah terdapat staf dari negara luar Jepang/ staf orang asing?

Bagaimana cara IKEA menjual furnitur?

Katanya ada restoran! Kira-kira makanan seperti apa yang dijual?

Kami pergi ke IKEA Nagakute sambil membayangkan dan bertanya-tanya.

Sesampainya di IKEA Nagakute, kami disambut hangat oleh para staf IKEA. Setelah itu, kami dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengikuti kunjungan ke area belakang toko (backyard) dan workshop.

Sama seperti para murid, ternyata banyak staf dari berbagai negara luar Jepang yang bekerja di IKEA. Melihat langsung lingkungan kerja yang begitu beragam tersebut tampaknya memberikan banyak inspirasi dan pengalaman baru bagi para murid.

Melalui kegiatan ini, mereka juga mendapat kesempatan untuk memikirkan lebih serius tentang dunia kerja, sekaligus membayangkan dan memikirkan impian serta tujuan mereka di masa depan dengan lebih teliti.

Terima kasih banyak kepada seluruh staf IKEA Nagakute yang telah memberikan banyak bantuan dan pengalaman berharga kepada kami!

Kami sangat berterima kasih atas segala kebaikan dan bantuannya!!!

Penjelasan tentang jenjang sekolah dalam berbagai bahasa 2026

pada tanggal 29 Agustus pagi, kami telah melaksanakan sesi penjelasan ke multibahsa tentang jenjang sekolah di balai kota Nishio(shiyakusho) lantai 1 di ruangan serbaguna(tamokutekisitsu).

Terdapat lebih dari 50 keluarga yang telah mendafatar untuk menghadiri sesi penjelasan tersebut. Hal tersebut, menunjukkan betapa besar antusiasme masyarakat terhadap pendidikan.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, dengan 9 bahasa sebagai bahasa ibu mereka. Di antara peserta, ada juga yang sudah dapat memahami informasi dengan baik tanpa bantuan penerjemah. Kami juga merasakan bahwa semakin banyak orang tua yang telah lama tinggal di Jepang, serta orang tua yang lahir dan besar di Jepang, dibandingkan sebelumnya.

Hal-hal yang kami siapkan di lokasi antara lain:

★ Pembagian materi informasi dalam berbagai bahasa

★ Video pengenalan fasilitas sekolah dan klub anak

★ Pameran perlengkapan sekolah

★ Booth konsultasi individu(Mengenai SD / klub anak)

★ Area bermain & hadiah

Untuk dapat melayani para peserta yang memiliki latar belakang dan kebutuhan yang beragam, kami meminjam transifer dari Bagian Pendidikan Sekolah. Dengan menggunakan alat tersebut, kegiatan dapat berlangsung sambil memberikan interpretasi secara bersamaan kepada para peserta yang hadir.

Kelompok pertama dilayani dalam bahasa Mandarin, Vietnam, Indonesia, Nepal, dan Jepang.

Sementara itu, kelompok kedua dilayani dalam bahasa Portugis, Filipina, Spanyol, Inggris, dan Jepang.

Kegiatan dilaksanakan dengan menyesuaikan bahasa yang dibutuhkan oleh masing-masing kelompok.

Anak-anak yang datang bersama orang tua atau keluarganya juga berusaha mengikuti kegiatan sampai selesai. Mereka mendengarkan penjelasan dengan baik dan menyaksikan video yang diputar.

Sebelum pulang, anak-anak diajak bermain di stan permainan lempar gelang. Setelah bermain, mereka mendapatkan hadiah sebagai apresiasi.

Ada juga anak-anak yang begitu senang menerima hadiah hingga pulang sambil melompat-lompat kegirangan!

Berkat kerja sama dan dukungan dari semua pihak, kegiatan dapat berjalan dengan lancar hingga selesai!

Terima kasih banyak atas segala bantuan dan kerja samanya!

※ Sebagian hadiah berupa barang-barang kecil dan alat tulis disediakan oleh Food Bank Nishio.

※ Sebagian perlengkapan sekolah yang dipamerkan merupakan pinjaman dari Bagian Dukungan Pengasuhan Anak Kota Nishio.

【Nee Nee senpai no kai/Acara bertanya kepada para senior】

Mari makan siang bersama para senior sambil mendengarkan cerita dari mereka!

Pada liburan musim panas yang cukup panas tahun ini, mahasiswa, siswa SMA, dan siswa SMP kembali berkumpul. Sambil menikmati bento untuk anak-anak yang telah disediakan oleh pihak Osho, kami berbincang mengenai pendidikan lanjutan serta rencana dan masa depan mereka.

Anak-anak yang mengikuti kelas SMP di KIBOU berkesempatan untuk bertanya kepada para kakak senior yang sedang menempuh pendidikan di SMA maupun perguruan tinggi mengenai berbagai hal yang selama ini menjadi kekhawatiran dan pertanyaan mereka.

Beberapa pertanyaan yang disampaikan antara lain:
– “Bagaimana cara menentukan SMA yang akan dipilih untuk mengikuti ujian masuk?”
– “Apa yang biasanya dilakukan agar dapat berkonsentrasi dalam belajar?”
– “Apa perbedaan antara kehidupan di SMA dan kehidupan di SMP?”

Selain itu, mereka juga mengajukan berbagai pertanyaan lainnya mengenai hal-hal yang selama ini mereka pikirkan dan khawatirkan.

Para kakak senior juga memberikan berbagai nasihat berdasarkan pengalaman mereka sendiri, antara lain:
– “Bagi siswa kelas 1 dan 2 SMP, selain belajar, penting juga untuk membuat banyak kenangan indah dan menjalin pertemanan sebanyak mungkin.”
– “Bagi siswa kelas 3 SMP, yang terpenting adalah berusaha semaksimal mungkin dalam belajar.”

Mereka berbagi berbagai nasihat dan pengalaman yang dapat menjadi motivasi bagi adik-adik dalam menjalani masa sekolah dan mempersiapkan masa depan mereka.

Setelah mendengarkan cerita dan pengalaman dari para kakak senior, mungkin ada anak-anak yang merasa sedikit lebih lega atau berpikir, “Aku juga akan berusaha sebaik mungkin.”

Kami berharap kegiatan “Nee Nee senpai no kai/ Acara bertanya ke para senior” ini dapat menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk memikirkan dan mempertimbangkan lebih jauh mengenai pilihan pendidikan, masa depan, serta kehidupan sekolah mereka ke depannya. Semoga pertemuan ini juga dapat memberikan semangat dan keberanian bagi mereka dalam melangkah menuju masa depan.

Pembuatan jam⏲ di kelas Isshiki dan Kira “peringatan hari waktu”

Pada 10 Juni, terdapat hari peringatan pemulaian “waktu” di Jepang yang disebut “TOKI NO KINENBI”.

Maka dari itu, murid di kelas Isshiki dan Kira belajar betapa berharganya “waktu” juga membuat jam buatan tangan. Anak-anak membuat jam dengan desain dan warna yang mereka suka dengan menggunakan piring kertas.

Setelah jam buatan sudah selesai, hasilnya ber-aneka ragam dan memiliki ciri khusus tersendiri☆

jam-jam tersebut tampak unik juga indah!✨

【Kelas KANEN】Pengalaman senior mengenai kerja paruh waktu

Di kelas Kanen, kami belajar dengan tema “Mengenal Dunia Kerja”. Kami belajar mengenai berbagai macam-macam pekerjaan dan bagaimana pekerjaan-pekerjaan tersebut berhubungan dengan kehidupan sehari-hari kami.

Sebagai contoh, kami membahas tentang pembuatan satu buah pizza. Pizza terbuat dari bahan apa saja dan dikerjakan oleh orang-orang dengan bagain-bagian apa saja, sehingga pizza tersebut bisa sampai kepada kita.

Memakan satu potong pizza memanglah mudah. Namun, jika kita menyadari bagaimana hingga satu pizza itu bisa dibuat, cara pandang terhadap kemudahan hidup dan pentingnya bekerja akan berubah. contohnya mengetahui lebih rinci berapa banyak orang yang bekerja, mengetahui bahan yang digunakan, diproduksi, diangkut, dan diolah sehingga pizza tercipta.

Kelas Kanen diikuti oleh siswa yang telah lulus SMP, sehingga semuanya berusia 15 tahun ke atas. Karena mereka sudah memasuki usia yang diperbolehkan untuk bekerja paruh waktu(arubaito), mereka pergi mewawancarai para senior dengan menanyakan “Pekerjaan paruh waktu apa yang pernah anda lakukan?” (Seperti gambar diatas)

Setelah berlatih cara melakukan wawancara, kami menuju Support Corner di lantai satu sambil para murid berkata, “Deg-degan!” atau “Aku gugup!”.

Para siswa tampak sangat terkejut dan kagum karena mengetahui ada pekerjaan yang belum pernah mereka dengar sebelumnya. Mereka juga mengetahui bahwa besarnya upah per jam sangat bergantung pada jenis pekerjaan tersebut. Selain itu, mereka juga mengetahui bahwa penggunaan hasil dari pekerjaan paruh waktu itu jauh berbeda dari yang mereka perkirakan.

Pada pertemuan mendatang, para siswa akan menyusun ringkasan hasil wawancara mereka, lalu saling mempresentasikan dan berbagi hasilnya di depan teman-teman sekelas lainnya.

Terima kasih sebesar-besarnya kepada semua yang telah berkenan bekerja sama dan berpartisipasi dalam kegiatan wawancara ini! ☆

Berakhirnya “OTONA NO NIHONGO/kelas bahasa jepang orang dewasa” semester 1!

Pembelajaran semester 1 untuk kelas orang dewasa telah berakhir pada Minggu, 14 Juni!

pada pembelajaran terakhir ini, kami telah mendengarkan penjelasan mengenai “Tanabata” juga menulis permintaan harapan kami di kertas permohonan permintaan/Tanzaku.

Semoga… permintaan kita sampai ke bintang.

Selanjutnya, pembelajaran untuk semeseter 2 akan diadakan mulai bulan Agustus (hari dan tanggal tertera pada gambar dibawah↓).

karna akan memasuki semester 2, kami masih memiliki kuota. jadi, silakan untuk menghubungi kami untuk mendaftar. kami menunggu kehadiran kalian semua.

Kami pergi karyawisata! ke [Miso paku] di Nishio

Pada hari Kamis, 28 Mei, para siswa di kelas KANEN melakukan kunjungan belajar ke “Miso Paku”.

Sebagai bagian dari persiapan,sebelum berangkat kami mempelajari tentang bagaimana kedelai digunakan dalam berbagai makanan dan bagaimana kedelai mendukung kehidupan sehari-hari setiap orang.

Kami dapat masuk dan melihat suasana di dalam gudang miso. Gudang miso gelap dan lembap, serta beraroma miso yang kuat.

Tempat ini terus berjalan dari generasi ke generasi. Saat ini, penerus generasi ke-10 yang melanjutkan. Kami sangat berterima kasih, karena beliau berbagi banyak informasi, mulai dari sejarah miso dan tempat penyimpananya juga penjelasan kegunaannya di saat bencana alam terjadi!

Para siswa berkesempatan membuat “misomaru,” yaitu dasar miso yang digunakan dalam sup miso, dan membawa pulang sebagai oleh-oleh.

Kira-kira pembahasan dan topik apa saja yang telah mereka bicarakan di rumah?

Kami menantikan komentar kalian☆彡

🌀Mengenai : badai topan nomor 6, Kami akan tutup saat peringatan badai resmi dikeluarkan.

Angin topan nomor 6 telah mendekati jepang.

Kota Nishio terletak di bagian selatan Nishimikawa.

Jika,

Peringatan badai(Boufukeihou)

dikeluarkan untuk wilayah selatan Nishimikawa, semua kelas akan dibatalkan/diliburkan.

🌀Topan secara bertahap mengubah jalurnya. Oleh karena itu, periksalah prakiraan cuaca atau Tenki youhou☀☔🌀 setiap hari untuk selalu mendapatkan informasi terkini.

Sebelum badai topan melanda, ada baiknya membersihkan balkon, memastikan bunga dan tanaman agar tidak tumbang, juga mengamankan sepeda agar tidak terbalik/terjatuh.

Kami pergi ke konser piano🎹

Kami pergi ke konser piano bersama para siswa kelas KANEN yang belajar di pagi hari pada hari kerja.

Konser ini adalah konser lobi yang diadakan di Nishishin bunka kaikan・Nishishin Cultural Hall (dahulu bernama Nishioshi bunka kaikan・Nishio City Cultural Hall).

Kami tiba sedikit lebih awal sebelum konser dimulai, tetapi sudah ada begitu banyak orang sehingga hanya beberapa kursi yang tersisa!

Konser ini sangatlah populer!

Terdapat banyak orang yang menikmati konser tersebut.

Kami sangat menikmati 40 menit waktu tersebut berkat penampilan pianis yang luar biasa.

Kesempatan ini sangatlah berharga karena dapat menghadiri konser dan mendengarkan pertunjukan langsung.

Karena lokasi konser tersebut(Bunka kaikan) berada begitu dekat, kami merasa sangatlah beruntung!

Bagikan pengalaman artistik yang kalian alami hari ini dengan keluarga dan teman-teman kalian!

Perkenalan kelas untuk anak yang belum masuk sekolah juga taman kanak-kanak(TK)

Di KIBOU, setiap tahun kami melakukan kegiatan untuk memastikan keberadaan anak-anak yang tidak bersekolah di sekolah dasar/SD, sekolah menengah pertama/SMP, juga taman kanak-kanak/TK (anak usia 5 tahun di kelas akhir).

 ※Anak usia 5 tahun, di kelas akhir:Lahir pada 2 April 2020 ~ 1 April 2021

 ※Usia SD, SMP:Lahir pada 2 April 2012 ~1 April 2020

Kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan Dinas Pendidikan Kota Nishio.

Kami terkadang menjumpai anak-anak yang tidak bersekolah karena berbagai alasan, seperti “baru saja tiba di Jepang”, “(sejak kecil, hanya dibesarkan di lingkungan keluarga) dan merasa cemas karena belum pernah membiarkan anak menjalani kehidupan sosial atau bermasyarakat”, “sering bolak-balik antara negara asal dan Jepang”, “sering pindah rumah di Jepang sehingga urusan administrasi sekolah menjadi rumit”, atau “tidak mengerti bahasa Jepang, jadi belajar lewat internet dahulu dan baru akan masuk sekolah setelah merasa percaya diri”.

Jika situasi keluarga anda seperti ini, silakan untuk manfaatkan kelas yang tersedia di KIBOU ini, untuk anak yang tidak bersekolah atau tidak masuk taman kanak-kanak/TK.

《Keunggulan kelas anak yang tidak masuk TK》

🌸Dapat berlatih bangun pagi dan keluar rumah untuk berolahraga.

🌸Anak dapat menikmati cemilan yang jarang dimakan dirumah atau meminum teh gandum(mugicha).

🌸Anak akan dapat terbiasa dengan orang-orang yang berbicara atau belajar berbahasa jepang

🌸Melalui permainan yang menyenangkan, bernyanyi, senam, meminjam dan meminjamkan barang, mencuci tangan, serta merapikan barang, anak-anak dapat mempelajari kata-kata yang sering digunakan secara berurutan.

🌸Anda dapat memperoleh informasi dan mengetahui cara mengurus prosedur juga cara memasuki taman kanak-kanak/TK. Anda juga dapat memperoleh bantuan lainnya.

🌸Karena kegiatan ini diselenggarakan oleh pemerintah kota Nishio, biayanya hanya sebesar 200 yen per orang per tahun untuk asuransi kecelakaan, ditambah 100 yen per 1 kali untuk biaya cemilan. Murid tidak perlu membeli seragam atau sepatu.

🌸Dapat mendaftar kapan saja.

《Kelebihan kelas anak yang tidak bersekolah》

♬Anak-anak yang tidak memiliki Zairyu-card(KTP jepang) dapat mengikuti kelas ini.

  (Harap membawa paspor anak dan Zairyu-card/KTP orang tua )

♬Kehidupan yang teratur dengan kegiatan belajar sejak pagi hari.

♬Mendapatkan teman juga rekan belajar.

♬Meskipun tidak mengerti bahasa Jepang, anak tetap dapat memulai belajar dan akan menjadi percaya diri.

♬Anda dapat memperoleh informasi dan mengetahui cara mengurus administrasi saat anak akan memulai sekolah. Anda juga akan menerima bantuan lainnya.

♬Jangan khawatir jika anak memiliki kekhawatiran terkait penyakit ataupun lainnya. Kami akan menghubungkan hal yang dikhawatirkan dengan para ahli.

♬Karena kegiatan kelas ini adalah kegiatan yang dilaksanakan kota Nishio, biayanya hanya sebesar 200 yen per orang per tahun untuk asuransi kecelakaan. Murid tidak perlu untuk membeli seragam atau sepatu.

 (Karena KIBOU bukanlah sekolah, kami tidak menerbitkan ijazah kelulusan. Setelah merasa pecaya diri menjalankan kehidupan sehari-hari di Jepang, Silakan melanjutkan pendidikan kejenjang selanjutnya)

♬Dapat mendaftar kapan saja.

Kami siap menerima pertanyaan, kunjungan, dan sebagainya. Jadi, silakan untuk menghubungi kami kapan saja.