Feild trip sa taglagas….

Noong Oktubre 1, ang mga nag-aaral sa KIBOU na kanen class ay nagkaroon ng field trip.

Nag punta kami sa (AIBASHIO NO SATO) at Aichi KODOMO NO KUNI.

Isang museo ang itinayo sa Nishio City noon, kung saan dati ay may sikat na salt field, at ngayon ay puwedeng mararanasan at matutunan din ang tungkol sa paggawa ng asin. Naranasan ng mga mag-aaral ang bahagi ng paggawa ng asin at iniuwi ito sa kanila, at tila nasisiyahan sila.

Maraming estudyante ang kararating lang sa japan.Isang espesyal na karanasan ang feild trip ng magkakaparehong edad.Pinag-aralan ng maaaga ang pag gawa ng asin.Hinati-hati ng mga estudyante ang pag gawa ng feild trip guidebook.At pinanabikan nila ang pag dating ng araw na ito.

Sa kasamaang palad ang panahon nagsimula sa ulan.At gumanda naman ang panahon sa tanghali.Nasiyahan ang lahat sa Barbeque at masayang nakipag ugnayan sa isa’t isa.

Naisagawa namin ang proyektong ito sa pagtutulungan ng bawat isa.Maraming salamat sainyong lahat.!

Já se sente o sopro do outono no ar…

A entrada do KIBOU parece um campo de cogumelos.

Há cogumelos que parecem deliciosos, mas também há outros que, sem dúvida, são venenosos.

Crianças que frequentam o KIBOU, venham criar cogumelos e deixem a nossa entrada cada vez mais com um ar de outono.

Preparos para a excursão

O tempo esfriou um pouco e finalmente está agradável o suficiente para dar uma caminhada ao ar livre.

Os alunos das turmas que estudam na parte da manhã estão se preparando para a excursão de outono.

Quando, para onde e o que levar?

Como iremos?

Quanto custará?

O que perguntar durante a visita?

Como há muitos alunos que chegaram há pouco tempo no Japão e nunca frequentaram a escola japonesa, quais serão as experiências que essa excursão trará para eles?

Persiapan untuk Karyawisata

Cuaca menjadi sedikit lebih dingin dan cuaca akhirnya cukup sejuk untuk berjalan-jalan di luar.

Siswa di kelas pagi hari sedang mempersiapkan persiapan untuk pergi karyawisata musim gugur.

Kapan, dimana dan apa keperluan yang dibawa?

Bagaimanakah perginya?

Berapa biayanya?

Pertanyaan apa saja yang diajukan saat berkunjung?

Beberapa siswa baru saja tiba di Jepang dan belum memiliki pengalaman bersekolah di sekolah Jepang. Jadi, pengalaman seperti apa yang akan mereka dapatkan dari kunjungan lapangan di Jepang? mari kita tunggu kelanjutannya…

Jejak musim gugur semakin dekat…

Pintu masuk KIBOU tampak seperti ladang jamur.

Ada beberapa jamur yang tampak lezat, tetapi jika dilihat ada juga yang tampak beracun.

Untuk anak-anak yang belajar di KIBOU, silakan menanam jamur dan buat pintu masuk lebih bernuansa musim gugur.

Sesi informasi sekolah multibahasa

Kami telah mengadakan sesi informasi tentang pendaftaran sekolah dengan multibahasa pada Sabtu, 30 Agustus 2025 (9:30~12:15). Sesi ini diadakan 2 bagian tergantung bahasa.

Partisipan acara tersebut tidak lain adalah Anak-anak yang belum masuk sekolah dan orang tua anak. Mereka menonton video tentang sekolah dasar dan mendengarkan dengan saksama informasi tentang hal-hal yang akan mereka butuhkan di sekolah dasar. Informasi ini mencakup penjelasan mengenai keuangan, dan juga klub anak.

Guru dari klub anak dan sekolah juga datang. Orang tua dapat mengajukan pertanyaan dan meminta saran tentang hal-hal yang tidak mereka pahami. Para guru sangat membantu dan menjelaskan semuanya kepada mereka.

Membuat Ohagi

Liburan musim panas KIBOU telah berakhir dan saatnya untuk memulai belajar lagi.

Meskipun cuaca panas masih berlanjut, kami membuat Ohagi sebagai kenangan musim panas.

Ini adalah kelas yang dimana siswa/i baru saja tiba di Jepang. Beberapa dari mereka memakan nasi ketan, pasta kacang merah, dan kinako (tepung kedelai panggang) untuk pertama kalinya.

Setelah pelajaran singkat tentang makanan apa yang bisa dibuat dari beras dan tradisi juga kapan makanan tersebut bisa dimakan, kami memutuskan untuk membuat ohagi.

Ohagi yang mereka bundar sendiri tampak sangat lezat, dan beberapa anak bahkan mencelupkan kinako ke jari mereka dan menjilatinya. Rasanya manis, harum, dan lezat. Kami tahu bagaimana perasaan kalian~😊

Banyak anak-anak berusia muda baru tiba di Jepang dan merasa kesepian atau kesulitan mencari teman, jadi saya berharap melalui kegiatan ini mereka dapat memperoleh teman baik.

Terima kasih kepada Food Bank Nishio dengan baik hati menyediakan mesin penumbuk beras dan beras ketan untuk kami! ☆

Paghahanda para sa Field trip.

Medyo presko na ang panahon. At sapat na ang init para maglakad sa labas.

Ang mg estudyante sa klase ng weekdays at pang umaga ay maghahanda para sa field trip ng tag-lagas.

Kailan, saan, ano ang mga dadalhin?

Paano pupunta?

Magkano ang babayaran?

Ano ang itatanong kapag bumisita?

Ang ilan sa mga estudyante ay kararating lamang sa Japan at walang karanasan sa pag-aaral sa Japanese school, kaya anong klaseng karanasan kaya ang field trip sa Japan para sa kanila?

Pesta membuat mochi

Pada hari Jumat, 1 Agustus saat liburan musim panas, anak-anak dari kelas Kira dan kelas Isshiki membuat kue beras tumbuk(Mochi) pertama mereka bersama-sama!

Walau cuacanya panas, tetapi semua orang berkumpul dengan semangat tinggi sejak pagi!

Selain itu, mochinya juga panas!

Sambil berkedip, anak-anak bersorak heboh saat mereka menyaksikan kue beras menari di dalam mesin yang menderu.

Kue beras yang baru saja ditumbuk oleh mesin itu panas dan juga sangat elastis, dan mudah melekat di tangan sehingga kami kesulitan untuk membentuk menjadi bentuk bulat.

Awalnya, anak-anak tampak tidak tertarik dengan mochi, tetapi begitu mochi putih bulat itu siap, mereka dengan senang hati melahapnya. Mereka senang karena mereka juga diperbolehkan untuk menambah untuk memakan mochi lagi.

Kira-kira, apakah anak-anak yang sedang berjuang dengan esai mereka menemukan materi yang bagus???

Kami mendapatkan beras ketan ini dari Food bank. Mereka yang telah memberi kami tiga muk beras ketan.

Juga, terima kasih kepada para relawan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Nishio Higashi atas semua bantuannya!

Terima kasih semuanya☆

Nasi kari lezat yang dibuat oleh Nishio Kodomo Shokudo (kafetaria anak Nishio)

Pada tanggal 26 Juli, siswa SMP yang hadir dan juga siswa SMA yang membantu acara tersebut disuguhi nasi kari, kentang goreng, dan semangka segar 🍉.

Semua ini disiapkan dengan penuh cinta oleh Nishio Kodomo Shokudo (Kafetaria Anak Nishio) di pagi hari! Anak-anak yang memiliki batasan makanan didalam agama, mereka pun bisa menikmati nasi kepal asin dan kentang gorengnya!

Terima kasih banyak☆彡